Jasa Perencanaan Bisnis (Studi Kelayakan) merupakan langkah awal dalam memulai bisnis, dalam bentuk tulisan maupun gambar yang membuat kita yakin untuk menjalankan bisnis tersebut kedapannya. Salah satu laporan yang bisa digunakan untuk perencanaan bisnis dinamakan Studi Kelayakan Bisnis. Dalam Studi kelayakan akan mengkaji aspek-aspek bisnis seperti aspek legalitas/hukum, aspek teknis, aspek lokasi, aspek manajemen, aspek lingkungan, aspek sosial, aspek ekonomi, aspek pasar, aspek keuangan dan lainnya. Selain itu dengan studi kelayakan kita juga dapat menilai apakah suatu ide bisnis layak dijalankan atau tidak. Sehingga dengan membuat kajian ini para pebisnis lebih mantap dan yakin dalam memulai bisnis tersebut.

Tujuan Studi Kelayakan
-
Mengetahui potensi keuntungan.
-
Menghindari kerugian akibat keputusan yang salah.
-
Meyakinkan investor atau pemberi pinjaman.
-
Memberikan dasar perencanaan yang lebih akurat.
Langkah-Langkah Studi Kelayakan dalam Perencanaan Bisnis
a. Identifikasi Ide Bisnis
Mulailah dengan ide produk atau jasa yang ingin ditawarkan.
b. Analisis Pasar
-
Ukuran dan tren pasar
-
Segmentasi pelanggan
-
Persaingan
-
Strategi pemasaran
c. Analisis Teknis/Operasional
-
Lokasi usaha
-
Teknologi yang dibutuhkan
-
Proses produksi
-
SDM yang diperlukan
d. Analisis Keuangan
-
Estimasi modal awal
-
Proyeksi arus kas
-
Laba Rugi dan ROI
-
Payback period (masa pengembalian investasi)
e. Analisis Hukum
-
Legalitas usaha
-
Perizinan
-
Kepatuhan terhadap regulasi
f. Analisis Lingkungan dan Sosial
-
Dampak terhadap lingkungan
-
Tanggung jawab sosial perusahaan
Conotoh Ringkas Studi Kelayakan Usaha Kedai Kopi
| Aspek | Penjelasan |
|---|---|
| Pasar | Target anak muda dan pekerja kantoran, lokasi dekat kampus dan perkantoran |
| Teknis | Kapasitas 50 pengunjung, peralatan kopi modern |
| Keuangan | Modal awal Rp150 juta, BEP dalam 14 bulan |
| Hukum | Sudah memiliki izin usaha dan izin lingkungan |
| Sosial | Gunakan biji kopi lokal dan sedotan ramah lingkungan |