Jasa riset lokasi bisnis merupakan jasa profesional yang akan membantu pebisnis menentukan lokasi bisnis yang tepat baik bisnis yang baru atau pembukaan cabang baru. Dengan zaman yang semakin canggih kita akan tetap berkomitmen memberikan yang terbaik bagi klien dalam menentukan lokasi terbaik bisnisnya. Teknik yang kita gunakan dalam menentukan lokasi bisnis yang tepat dengan menggunakan data primer dengan terjun langsung kelapangan untuk mencari dan menganalisis langsung beberapa lokasi yang cocok dengan menggunakan kuisioner dan wawancara selanjutnya juga menggunakan data sekunder dari lembaga terpercaya seperti BPS, lembaga pemerintah dan peneltian akademis tepercaya.

langkah melakukan Riset Lokasi Bisnis, petakan lokasi dengan data sekunder, pilih beberapa lokasi berdasarkan data sekunder (3-5) lokasi, lakukan survei dengan data primer melalui kuisioner dan wawacara, analisis konsis lokasi (legalitas dan kondisi sekitar, analisis akses menuju lokasi, analisis konsumen dari lokasi, analisis pesaing, buat proyesi keuntungan (indikator keuangan) sehingga terpilih lokasi terbaik atau yang di rekomendasikan (1 lokasi terbaik)

Pemetaan Lokasi dengan Data Sekunder

Tahap pertama adalah desk research untuk memetakan wilayah yang memiliki potensi.

Data sekunder yang dikumpulkan

A. Data demografi

  • Jumlah penduduk
  • Pertumbuhan penduduk
  • Kepadatan penduduk
  • Struktur umur
  • Jumlah rumah tangga

B. Data ekonomi

  • PDRB
  • Pertumbuhan ekonomi
  • Pendapatan masyarakat
  • Daya beli
  • Aktivitas ekonomi

C. Data tata ruang

  • RTRW/RDTR
  • Peruntukan lahan
  • Zonasi
  • KDB/KLB bila relevan
  • Status kawasan

D. Data aksesibilitas

  • Jaringan jalan
  • Kondisi jalan
  • Jarak dari jalan utama
  • Akses kendaraan
  • Transportasi umum
  • Jarak dari pusat aktivitas

E. Data pasar

  • Jumlah calon konsumen
  • Jumlah fasilitas sejenis
  • Pertumbuhan pasar
  • Aktivitas perdagangan
  • Pusat keramaian

F. Data kompetitor

  • Jumlah pesaing
  • Lokasi pesaing
  • Harga
  • Kapasitas
  • Fasilitas
  • Tingkat okupansi/kunjungan bila tersedia

Analisis Kondisi Lokasi

Untuk masing-masing 3–5 lokasi dilakukan analisis secara mendalam.

A. Analisis Legalitas dan Kondisi Sekitar

Periksa:

Legalitas

  • Status kepemilikan tanah
  • Sertifikat
  • Peruntukan lahan
  • Kesesuaian tata ruang
  • Perizinan yang diperlukan
  • Potensi masalah hukum

Kondisi sekitar

  • Permukiman
  • Perkantoran
  • Sekolah
  • Rumah sakit
  • Pusat perdagangan
  • Tempat wisata
  • Fasilitas umum
  • Keamanan
  • Potensi perkembangan kawasan

Analisis Akses Menuju Lokasi

Analisis akses jangan hanya berdasarkan “dekat jalan utama”.

Nilai:

  • Jarak dari jalan utama
  • Lebar jalan
  • Kondisi jalan
  • Kemudahan kendaraan masuk
  • Kemudahan kendaraan keluar
  • Akses mobil
  • Akses motor
  • Akses angkutan umum
  • Kondisi lalu lintas
  • Potensi kemacetan
  • Visibilitas lokasi
  • Ketersediaan parkir

Analisis Konsumen

Ini merupakan salah satu bagian paling penting.

Analisis konsumen harus menjawab:

“Apakah konsumen benar-benar ada di lokasi tersebut dan apakah mereka memiliki kemampuan serta kemauan untuk membeli produk/jasa?”

Analisis:

Kuantitatif

  • Jumlah penduduk
  • Jumlah target konsumen
  • Pertumbuhan konsumen
  • Potensi jumlah transaksi
  • Potensi market share

Kualitatif

  • Preferensi konsumen
  • Kebutuhan
  • Daya beli
  • Harga yang diterima
  • Jarak yang bersedia ditempuh
  • Alasan memilih lokasi

Analisis Pesaing

Petakan pesaing pada radius tertentu sesuai jenis bisnis.

Analisis:

  • Jumlah pesaing
  • Jarak pesaing
  • Harga pesaing
  • Produk/jasa
  • Kapasitas
  • Fasilitas
  • Kualitas pelayanan
  • Kelebihan pesaing
  • Kekurangan pesaing
  • Potensi market share

Proyeksi Pendapatan Setiap Lokasi

Setelah pasar dianalisis, buat proyeksi keuangan untuk masing-masing lokasi.

Misalnya:

Pendapatan

Volume × Harga = Pendapatan

Kemudian hitung:

  • Pendapatan tahun 1
  • Pertumbuhan pendapatan
  • Biaya operasional
  • EBITDA
  • EBIT
  • Pajak
  • Laba bersih
  • Cash flow