Jasa Pengerjaan Pitch Deck Bisnis merupakan salah satu bagian terpenting untuk mensukseskan perolehan dana atau investasi dari investor. Dengan Pitch Deck tersebut diharapkan investor atau pihak yang memiliki kepentingan memahami bisnis dan tertarik dengan bisnis yang akan dijalankan. Pengerjaan Pitch Deck Bisnis tidak membutuhkan waktu yang lama maksimal 1  minggu diharapkan sudah selesai. Hasil dari Pitch Deck bisa ringkasan dari perencanaan bisnis atau dari laporan kajian studi kelayakan sebanyak 10-15 halaman.

    Pengerjaan pitch deck bisnis memerlukan serangkaian data yang disusun secara sistematis untuk menggambarkan kelayakan, potensi, dan daya tarik usaha kepada investor atau pihak pendanaan. Data awal yang dibutuhkan adalah identitas bisnis yang meliputi nama usaha, logo, tagline, bidang usaha, serta profil singkat pendiri dan tim inti. Data ini berfungsi sebagai pengenalan awal sekaligus membangun kredibilitas usaha.

    Selanjutnya, diperlukan data terkait permasalahan utama yang dihadapi oleh pasar sasaran. Data ini mencakup kondisi eksisting, kesenjangan antara kebutuhan dan solusi yang tersedia, serta dampak dari permasalahan tersebut baik dari sisi biaya, efisiensi, maupun risiko. Permasalahan harus didukung oleh data kuantitatif dan kualitatif, seperti hasil survei, laporan industri, data statistik resmi, atau observasi lapangan, agar memiliki dasar yang kuat.

    Sebagai respon terhadap permasalahan tersebut, pitch deck membutuhkan data mengenai solusi bisnis yang ditawarkan. Data ini meliputi deskripsi produk atau jasa, cara kerja solusi, serta manfaat yang diberikan kepada pelanggan. Penjelasan solusi harus menekankan nilai tambah dan keunggulan dibandingkan dengan solusi yang sudah ada di pasar, sehingga terlihat relevansi dan urgensinya.

    Data nilai proposisi (value proposition) juga menjadi komponen penting, yaitu data yang menjelaskan keunikan bisnis dan alasan utama pelanggan memilih produk atau jasa yang ditawarkan. Data ini mencakup manfaat utama bagi pelanggan, kemampuan produk dalam menyelesaikan masalah, serta keunggulan kompetitif yang sulit ditiru oleh pesaing.

    Untuk menunjukkan potensi pertumbuhan bisnis, diperlukan data peluang pasar yang mencakup target pasar, segmentasi pelanggan, serta ukuran pasar yang dihitung melalui Total Available Market (TAM), Serviceable Available Market (SAM), dan Serviceable Obtainable Market (SOM). Data tren pasar dan proyeksi pertumbuhan industri juga dibutuhkan untuk memperkuat potensi skala usaha di masa depan.

    Pitch deck juga memerlukan data teknis terkait produk atau teknologi yang digunakan, seperti fitur utama, tingkat kesiapan produk (ide, prototipe, MVP, atau sudah komersial), serta aspek legalitas atau perlindungan kekayaan intelektual apabila tersedia. Data ini berfungsi untuk menunjukkan kesiapan dan keberlanjutan bisnis.

    Selain itu, data model bisnis menjadi bagian krusial, yang mencakup cara perusahaan menghasilkan pendapatan, struktur harga, sumber pendapatan utama, serta komponen biaya utama. Data ini membantu investor memahami alur keuangan dan potensi profitabilitas bisnis.

    Apabila bisnis sudah berjalan, data kinerja usaha atau traction sangat dibutuhkan, seperti jumlah pelanggan, pendapatan, tingkat pertumbuhan, serta kerja sama yang telah terjalin. Jika bisnis belum beroperasi, data target pencapaian, pilot project, atau asumsi realistis dapat digunakan sebagai pengganti.

    Data analisis persaingan juga diperlukan untuk menggambarkan posisi bisnis di tengah pasar. Data ini mencakup identifikasi pesaing utama, perbandingan keunggulan dan kelemahan, serta posisi kompetitif usaha. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan diferensiasi dan strategi menghadapi kompetisi.

    Selanjutnya, pitch deck membutuhkan data strategi pemasaran dan penetrasi pasar, termasuk saluran distribusi, strategi akuisisi pelanggan, serta rencana ekspansi. Data ini menunjukkan bagaimana bisnis akan tumbuh dan menjangkau pasar secara efektif.

    Data mengenai tim pengelola usaha juga diperlukan, meliputi latar belakang pendidikan, pengalaman, dan keahlian yang relevan dengan bisnis. Data ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan bahwa usaha dikelola oleh sumber daya manusia yang kompeten.

    Sebagai penutup, pitch deck membutuhkan data proyeksi keuangan yang mencakup estimasi pendapatan, biaya operasional, laba rugi, titik impas, serta kebutuhan pendanaan. Data pendanaan yang diminta dan rencana penggunaan dana juga harus disampaikan secara jelas dan terukur agar investor memahami tujuan dan dampak investasinya.