Jasa Pemilihan Bisnis Menggunakan HBU merupakan pilihan yang tepat bagi pebisnis yang memiliki aset atau lahan yang masih kebingungan untuk menambah value atau nilainya. Dengan keilmuan dan pengalaman yang kami miliki akan membantu anda menentukan bisnis yang tepat di lahan yang anda miliki atau menambah nilai atau value dari aset yang dimiliki. Dengan metode yang tepat dan pengalaman dalam menentukan bisnis yang layak akan meminimalisir kegagalan bisnis nantinya. Ada pun spill langkah-langkah yang kami lakukan sebagai berikut. Langkah pertama kita harus lihat dulu luas lokasi dan kondisi lahannya untuk menentukan bisnis yang paling memungkinkan karena pilihan bisnis sangat lah banyak. Selanjutnya melakukan wawancara dan kuisioner yang isi nya sudah di desain untuk dapat pilihan tiga atau lima pilihan bisnis kepada orang yang ahli, pihak pemerintah dan masyarakat sekitarnya.

HBU adalah analisis untuk menentukan penggunaan paling optimal suatu lahan/bangunan — yaitu yang:

  1. Secara fisik memungkinkan (physically possible)

  2. Secara legal diperbolehkan (legally permissible)

  3. Secara finansial layak (financially feasible)

  4. Memberikan nilai tertinggi (maximally productive)

Langkah-Langkah Analisis HBU (Highest and Best Use)

1. Identifikasi Data Awal

Kumpulkan semua data yang relevan dengan lahan atau properti:

  • Lokasi, luas, bentuk, dan topografi tanah

  • Aksesibilitas dan infrastruktur sekitar

  • Status kepemilikan dan legalitas (sertifikat, peruntukan zonasi)

  • Kondisi pasar dan lingkungan sekitar

  • Regulasi tata ruang (RTRW, RDTR, KDB, KLB, GSB)


2. Analisis Aspek Fisik

Menilai kemampuan fisik lahan:

  • Apakah lahan cocok untuk pembangunan (topografi, drainase, luas memadai)?

  • Apakah akses jalan, air, dan listrik tersedia?

  • Keterbatasan fisik yang mungkin membatasi penggunaan tertentu.


3. Analisis Aspek Legal

Menilai kesesuaian penggunaan lahan dengan hukum dan tata ruang:

  • Zonasi: Apakah lahan boleh digunakan untuk fungsi tertentu (komersial, industri, perumahan)?

  • Regulasi: Apakah ada batasan ketinggian, KLB, KDB, atau sempadan bangunan?


4. Analisis Aspek Finansial

Menilai kelayakan ekonomi tiap alternatif penggunaan lahan, misalnya:

  • Pembangunan gudang, perumahan, ruko, hotel, atau apartemen.
    Langkahnya:

    • Hitung biaya investasi (pembebasan, pembangunan, operasional).

    • Estimasi pendapatan atau nilai jual/rental.

    • Lakukan analisis NPV, IRR, BCR, dan Payback Period.

    • Bandingkan antar alternatif.


5. Analisis Aspek Produktivitas Maksimum

Dari alternatif yang layak secara fisik, legal, dan finansial, pilih yang:

  • Memberikan nilai tanah tertinggi (land value), atau

  • Memberikan keuntungan finansial tertinggi (NPV/IRR).


6. Kesimpulan HBU

Menentukan penggunaan lahan yang paling:

  • Layak secara fisik,

  • Diperbolehkan secara legal,

  • Menguntungkan secara finansial, dan

  • Memberikan nilai tertinggi bagi pemiliknya.